DEMA UNIDA Gontor: TMF 2019 Menginspirasi

DEMA UNIDA Gontor: TMF 2019 Menginspirasi

GONTOR – Gontor selalu menghembuskan inspirasi-inspirasinya melalui berbagai macam acara dan pergerakan. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan TMF (Teacher Music Festival) 2019, Jum’at, (18/1) di Lapangan Gedung Al-Azhar.

Acara TMF 2019 dipanitiai oleh mahasiswa guru UNIDA Gontor semester 2 dibawah arahan dan bimbingan Dewan Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor. Teacher Music Festival (sebelumnya bernama Graduate Music Festival) merupakan acara tahunan berupa kompetisi musik yang diikuti oleh guru-guru Pondok Modern Darussalam Gontor antar angkatan.

DEMA UNIDA Gontor menjelaskan bahwa acara ini, selain untuk menjalin ikatan ukhuwwah Islamiyyah, Teacher Music Festival bermisi menginspirasi serta menggali potensi mahasiswa-mahasiswa guru dalam kesenian.

Di bawah kepemimpinan Daepullah, Yoppy Zakaria, dan Muhammad Avin Najih, banyak inovasi yang dimunculkan pada TMF 2019. Konsep panggung yang biasanya terkesan monoton, diperbarui oleh panitia dengan menambahkan unsur minimalis dan elegan. Panitia juga menempatkan layar LED raksasa di belakang panggung.

Di samping itu, panitia mengambil pelajaran dari GMF 2018 dalam hal sistem dan persiapan acara. “Panitia Teacher Music Festival 2019 memperbarui sistem teknis persiapan acara. Tahun lalu panitia mengerjakan segala sesuatunya di malam hari hingga larut, tetapi sekarang kami lebih memanfaatkan waktu yang ada walaupun sebentar dan mempersiapkannya jauh hari. Hasilnya, acara dimulai dan diakhiri tepat waktu sesuai perencanaan,” ujar Arkaan Faiz Fandewa salah satu panitia.

Mahasiswa Guru tahun ke-2 diumumkan sebagai juara dalam kompetisi festival musik ini dengan total poin 285, diikuti oleh mahasiswa guru tahun pertama dengan poin 273, dan guru tahun ke-6 dengan poin 265.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Al-Ustadz KH Hasan Abdullah Sahal memberikan apresiasi kepada panitia TMF 2019 dan seluruh asatidz. Beliau berpesan, “Zaman semakin berkembang, kita pun harus selalu berkembang. Tetapi jangan asal teknologi dan alatnya saja yang baru, sumber daya manusianya pun harus berkembang.” (Atok / Ed. Taufiq)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *