Universitas Darussalam Gontor

memahami makna di balik ayat haji

Dalam kesempatan ini kita akan memahami lebih dalam salah satu ayat haji, atau ayat yang berbicara tentang ibadah haji, khususnya dari segi pemahaman kosa kata bahasa Arab-nya. Hal ini karena bahasa Arab memiliki kedalaman makna dan kekayaan kosa kata yang sangat luas. Tanpa pemahaman yang baik, seseorang bisa salah dalam memahami ayat haji tersebut.

Kita akan memfokuskan diskusi pada surat Al-Hajj ayat 27. Allah berfirman:

وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ ۙ

wa ażżin fin-nāsi bil-ḥajji ya`tụka rijālaw wa ‘alā kulli ḍāmiriy ya`tīna ming kulli fajjin ‘amīq

Ada tiga kosakata yang akan kita bahas:

ażżin

Kata ażżin jangan disalahartikan dengan ‘memberi izin’. Arti sebenarnya di sini adalah ‘serulah’.

rijālan

Bagi yang belum sepenuhnya mengetahui bahasa Arab, rijālan di sini bisa jadi diartikan ‘laki-laki’. Namun sebenarnya artinya dalam ayat ini adalah ‘dengan berjalan kaki’.

‘amīq

Kita memang sering mendengar kata ‘amīq dalam beberapa kalimat dengan arti ‘dalam’. Namun sebenarnya, dengan melihat konteks dalam ayat ini, kita dapat memahami bahwa kata ‘amīq bermakna jauh.

Dengan mengetahui arti dari 3 kosakata di atas, maka terjemah lengkap dari ayat di atas adalah sebagai berikut:

Artinya: Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.


Tulisan ini merupakan intisari dari ceramah singkat yang disampaikan oleh Dr. Abdul Hafidz Zaid, Lc. M.A., Wakil Rektor Universitas Darussalam Gontor. Ceramah singkat ini disampaikan dengan bahasa Arab, ba’da maghrib di depan para mahasiswa di Masjid Universitas Darussalam Gontor.

Diintisarikan oleh M. Taufiq Affandi

Artikel Terkait:

Ceramah Singkat: Sabar berbuah manis

Kultum Dr. Abdul Hafidz Zaid: Makna Kedzaliman

Menuai Keberkahan dengan Dua Kalimat Super

Video Terkait

Taufiq Affandi

Taufiq Affandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *