Aset Terbesar Bangsa di Kancah Internasional Adalah Pemuda Yang Belajar dan Mau Mengkajinya

Aset Terbesar Bangsa di Kancah Internasional Adalah Pemuda Yang Belajar dan Mau Mengkajinya

UNIDA GontorSelasa pagi 16/10/2018, Universitas Darussalam Gontor Fakultas Humaniora, Program studi  Hubungan Internasional, mengadakan kuliah umum “Wisdom Speech”. Pembahasan Kuliah Umum adalah tentang peranan Indonesia sebagai anggota dewan keamanan tidak tetap di Organisasi Internasional PBB pada 2019-2020 mendatang. Pada kesempatan kali ini panitia Program Studi Hubungan Internasional mengadakan acara di hall lantai 3 gedung terpadu UNIDA Gontor  dengan mengundang pembicara dari pihak kementerian luar negri, beliau adalah Dr. Yayan Ganda Hayat Mulyana merupakan Konsulat Jendral Indonesia untuk New South, Queensland and South Australia.

Dalam acara tersebut melibatkan seluruh akademisi Unida Gontor, program studi Hubungan Internasional. “Meski dalam acara ini tidak dihadiri oleh rektor UNIDA Gontor  Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. karena ada tugas penting yang harus di dahulukan, namun tidak menyurutkan semangat panitia, peserta, dan para dosen untuk turut ikut serta mensukseskan acara yang sangat langka tersebut”, ungkap Al-Ustadz Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A., Dekan Fakultas Humaniora. Dalam sambutannya, beliau juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Dr. Yayan Ganda Hayat Mulyana selaku pemateri, dan seluruh jajarannya dan peserta yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut.

Pembicara  Dr. Yayan GH Mulyana, dalam sambutan dan penyampaian materinya sangat menghargai semangat dan antusiasi para generasi muda dalam mengadakan kegiatan pengkajian ilmu pengetahuan dan bahkan sampai mengenang masa-masa silam ketika masih duduk dibangku kuliah dulu. “Sebagai mahasiswa itu sangatlah berkesan dan berharga ingin sekali mengulang masa-masa duduk dibangku kuliah”, ujarnya dalam diskusi pagi itu.

Antusias dan apresiasi yang tinggi dapat terlihat dari dosen dan mahasiswa yang melontarkan banyak sekali pertanyaan tentang materi yang dibahas. Timbal balik kunikator dan komunikan  meyakinkan bahwa kita siap menjadi pemimpin dimasa depan dan kita sanggup menjadi the next Dr.Yayan GH Mulyana,  yang akan mengemban tugas negara guna mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. [Ryan, Ed. Iqbal]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *