Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy’ UNIDA Gontor Sukses Dihelat

Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy’ UNIDA Gontor Sukses Dihelat

UNIDA Gontor – Rabu, 8 Agustus 2018 merupakan hari perhelatan Akbar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy (PKA) di  Universitas Darussalam Gontor untuk yang kedua kalinya. Dengan mengusung tema “Gontor Mengawal Sistem dan Nilai Pesantren Bagi Kejayaan Umat dan Bangsa”. PKA di UNIDA Gontor diikuti seluruh civitas akademika dan dihadiri oleh seluruh jajaran Badan Wakaf, Ketua lembaga, para wakil pengasuh cabang Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Bertindak sebagai inspektur upacara Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) K.H. Hasan Abdullah Sahal membuka Apel Tahunan. Dalam Pidatonya Kiai Hasan menyampaikan, kita tetap berusaha dan berupaya dalam mewujudkan cita-cita Pendiri Pondok yang tertuang dalam piagam wakaf PMDG tahun 1958 yaitu mendirikan universitas yang bermutu dan berarti. “Universitas Darussalam Gontor sebagai universitas yang bermutu dan berarti” tegasnya.

Selain itu, Do’a dan harapan Kiai Hasan kepada seluruh civitas Akademika untuk selalu menjujung akhlak karimah bukan hanya title. “disamping bertitle dan bergelar, kita harus berakhlak karimah, khluqon, ilman wal adaban”. Demikian harapannya.

Tangis haru bapak Pimpinan Pondok dan Rektor UNIDA Gontor

Apel Tahunan kali ini menampilkan banyak penampilan yang memukau. Salah satunya ialah Tari Indonesia Timur. Tarian yang dipertunjukkan oleh mahasiswa UNIDA asal Indonesia Timur ini tampil dengan sangat baik dan menghibur. Irama yang asyik dan tarian yang energik mampu membawa seluruh hadirin Apel Tahunan terbawa suasana. Tarian ini merupakan campuran tari-tarian dari daerah Sulawesi, Maluku, Kendari dan Papua. Kombinasi kreatif dan pemilihan koreo yang tepat menambah pesona tarian ini.

Selain itu, ada pula penampilan-penampilan lain yang tak kalah menarik. Seperti Reyog Ponorogo, Tari Topeng Ireng, Kentongan, Campur Sari, Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND), Persimada, UNIDA Archery, UNIDA Tae Kwon Do Club serta penampilan Lempika dari Pasukan Rensimen Mahasiswa (MENWA).

Penampilan Apel Tahunan Khutbatu-l’Arsy tahun ini ditutup dengan menyanyikan lagu Ayah. Lagu ini ialah untuk mengenang almarhum Dr. Dihyatun Masqon, M.A. yang wafat beberapa bulan yang lalu. Puisi yang dibacakan oleh Heri Prasetyo menjadikan hadirin terharu dan terbawa suasana. Termasuk Bapak Pimpinan K.H. Hasan Abdullah Sahal juga turut menangis. [Fikrul / Ed. Wafi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *