Universitas Darussalam Gontor

Apa Makna Dibalik Corona yang Tak kunjung Reda ini ?

Dr. Muhamad Latif

menjelang pergantian baru 2021, rupanya pandemi COVID atau corona yang melanda seluruh dunia belum juga reda, bahkan di beberapa negara telah ditemukan jenis baru dari virus ini. Harapan agar virus ini segera reda pun pada akhirnya mengharuskan kita untuk terus bersabar dan bertawakkal.

meskipun begitu, tidak mengherankan apabila kita mempertanyakan sebenarnya apa yang terjadi dengan peristiwa beberapa waktu belakangan ini ?. Perlu kita kaji lebih dekat dengan sudut pandang hikmatis filosofis.

Dr. Muhamad Latif dalam suatu forum menjelaskan 2 aspek yang perlu untuk terus ditingkatkan, yaitu iman dan imun. Beliau menjelaskan makna dibalik itu semua dari segi bahasa yang beliau ambil dari kata musibah.

musibah itu diambil dari kata bahasa arab, yang mana di dalam perubahan bentuk katanya tersebut ada yang berbunyi Showaab atau artinya benar. Maknanya adalah kebenaran itu telah digariskan Allah SWT. di Lauhi-l-Mahfudz, maka sudah sepatutnya kita percaya kalau bencana ini sudah digariskan oleh Allah SWT. Kewajiban kita sebagai hambanya adalah mengimani dan bersabar serta tidak berburuk sangka.

Sejalan dengan itu, kaitannya dengan imunitas tubuh adalah stress yang dialami orang-orang pada waktu pandemi seperti ini. Stress itu muncul apabila realita tidak sesuai dengan harapan. Lantas bagaimana kita tidak menghindari stress di masa pandemi seperti ini ?. Hal ini dapat kita ambil hikmahnya dengan kembali percaya kalau ini adalah cobaan dari Allah SWT.

Ketika Allah SWT. sayang terhadap hambanya, maka Allah SWT. akan memberinya ujian dan menghapuskan dosa-dosanya. Hal tersebut tentunya menjadi ajang kita untuk terus beristighfar dan memohon ampunannya agar dosa-dosa kita dihapuskan melalui ujian yang Allah SWT. berikan melalui corona ini.

Dengan kita memahami bahwa ini adalah ujian, maka tidak perlu lagi kita stress dalam menghadapi ini semua, justru harusnya kita semakin meningkatkan iman dan takwa kita serta senantiasa berdoa kepada Allah SWT. dan memohon perlindungan darinya.

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang dilindungi oleh Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan digolongkan ke dalam golongan orang-orang yang bersabar dan dirahmati oleh Allah SWT. (Adrian Rizky Pratama)

Adrian

Adrian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *