Anggota GenBI Berperan Aktif Mengikuti Organisasi  BEM Pesantren Se-Indonesia

Anggota GenBI Berperan Aktif Mengikuti Organisasi BEM Pesantren Se-Indonesia

Nilam Suci Gilang Romadhona, anggota Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Darussalam Gontor menjadi delegasi pada acara Silaturahmi Nasional BEM Pesantren se-Indonesia di Institut Agama Islam Darussalam, Blokagung, Banyuwangi. Posisinya sebagai Ketua Publikasi dan Media dalam Badan Otonom Nisaiyyah merupakan posisi yang stategis dalam pengembangan organisasi ini.

Silaturahmi Nasional adalah agenda tahunan yang diadakan oleh HBP untuk mengevaluasi kinerja anggota BEM-Pesantren selama satu tahun kepengurusan. Silatnas ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari 70 lebih perguruan tinggi berbasis pesantren di Indonesia.

Acara yang dilaksanakan pada 24-26 Agustus 2019 juga menghasilkan beberapa rekomendasi program kerja sebelum Muktamar di bulan November  mendatang. Beberapa rentetan acara nya antara lain Seminar Nasional, Kajian Islamiyah, serta Evaluasi dan Rekomendasi Program Kerja.

Terlebih dahulu Silatnas dibuka dengan sambutan Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia, saudara Busro Abadin. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Rektor Institut Agama Islam Darussalam, Ahmad Munib Syafa’at LC. M.EI sebagai tuan rumah  serta Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas S.Pd, S.S, M.Si.


Seminar Nasional

Seminar Nasional Sesi I dan II dengan masing-masing tema “Peran Mahasiswa Santri pada Era Industri 4.0” dan “Revolusi Sistem Pendidikan Nasional, Sains dan Teknologi Menuju Indonesia Maju” dengan narasumber  Dr. (HC) H. Imam Nahrawi, S.Ag., M.KP selaku Menteri Menpora RI, Bapak Ignasius Jonan selaku Menteri ESDM, Arie Gumilar selaku Kepala Pertamina, dan Ahmad Fauzi selaku Ketua SPSI Jawa Timur.

Agenda kedua yakni Kajian Islamiyah yang bertempat di Aula Haromain IAIDA diisi oleh dosen IAIDA, KH. Aly Asyiqin dengan bahasannya isu-isu kontemporer. Di malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Evaluasi dan Rekomendasi Program Kerja oleh seluruh peserta Silatnas. Forum ini dipimpin oleh Presidium Nasional, Gus Busro Abadin dan Sesepuh HBP.

Seluruh anggota Halaqah BEM Pesantren melaporkan dan membahas satu-persatu program kerja yang sudah terlaksana dan juga mengenai kendala yang dialami. Selanjutnya dilanjutkan dengan musyawarah untuk penentuan tempat muktamar pada bulan November.

Acara ini ditutup dengan ziyaroh makam ulama, closing ceremonial, Rihlah dan Tadabur Alam ke beberapa tempat bersejarah dan tempat wisata di Banyuwangi.

Dengan adanya Silatnas BEM Pesantren ini diharapkan dapat memupuk kebersamaan dan menjalin silatuahmi seluruh Mahasantri Indonesia untuk terus berkarya, memberikan inovasi-inovasi dan mewarnai masyarakat Indonesia dengan identitas kesantriannya. [Nilam/Ed.Iqbal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *