Universitas Darussalam Gontor

Analogi Pengelolaan Biji Kopi Terhadap Nilai-Nilai Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 183

Analogi Pengelolaan Biji Kopi Terhadap Nilai-Nilai Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 183

Narasumber: al-Ustadz Nur Kholis, M.Si
Dosen Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) Unida Gontor

Segala kegiatan atau pemikiran yang berhubungan dengan sains dan teknologi di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor selalu dikaitkan dengan sandaran utama umat Islam yaitu Al-Qur’an. Walaupun secara pengertian, asumsi  merupakan nalar terendah atau hanya sekedar dugaan yang mendasar, tetapi disamping itu apa salahnya asumsi yang kita lakukan selalu kita kembalikan kepada kebenaran Al-Qur’an yang mulia, selagi hal itu benar.

Seperti yang disampaikan oleh Ustadz Nur Kholis, M.Si salah satu dosen program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) UNIDA Gontor, beliau menjelaskan bahwasanya segala bentuk pengolahan pasti didalamnya terdapat unsur bahan baku, proses pengolahan dan produk yang dihasilkan. Contohnya Bahan baku kopi yang diolah sedemikian rupa kemudian akan menghasilkan secangkir kopi yang siap dikonsumsi oleh para peminatnya, apabila kopi yang dikonsumsi tersebut memiliki rasa yang kurang enak untuk dirasa, maka ada yang salah dari bahan bakunya ataupun dari segi pengolahannya.

Begitu pula dengan penigkatan iman manusia, Allah SWT memerintahkan orang-orang yang mengaku dirinya beriman untuk berpuasa agar tingkat ketakwaannya bertambah. Tetapi faktanya kita telah berpuasa setiap tahunnya, manisnya iman sampai saat ini belum kita rasakan, berarti ada yang salah dari puasa kita, apakah kita berpuasa hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus, tetapi membiarkan diri dikuasai oleh hawa nafsu, bisa jadi sedemikian rupa. Hasil analogi pengolahan biji kopi pada Program Studi TIP UNIDA Gontor dengan nilai-nilai Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183 bisa dilihat sebagai berikut:

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

Bahan Baku (kopi)   Proses   Produk (secangkir kopi)آمَنُوا الصِّيَامُ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Adapun produk yang rusak atau secangkir kopi yang tidak memenuhi kriteria kopi yang lezat, diibaratkan seperti orang yang hanya menahan rasa lapar dan haus, lalu membiarakan dirinya dikuasai oleh hawa nafsu, sehingga buah manis dari puasa tersebut yaitu manisnya iman bagi orang-orang yang bertakwa dengan menjalankan ibadah puasa tidak dia rasakan.[Karumiadri]

Hibatul Wafi

Hibatul Wafi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *