77 Calon Pengajar TPQ Binaan UNIDA Gontor Ikuti Pelatihan Tahsin al-Qiro’ah

77 Calon Pengajar TPQ Binaan UNIDA Gontor Ikuti Pelatihan Tahsin al-Qiro’ah

UNIDA Gontor – Mewujudkan salahsatu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni “Pengabdian Masyarakat”, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor setiap tahunnya mengirim Mahasiswa S1 ke beberapa Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Desa sekitar Kampus, guna membina dan mengajari anak-anak membaca al-Qur’an dan Dirosah Islamiyah.

Melalui Lembaga  Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) bekerjasama dengan Markaz Qur’an, pada tahun ini mengadakan pelatihan Tahsin al-Qira’ah bagi para calon Pengajar TPQ. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan pengajar TPQ yang berkualitas baik dari segi bacaan al-Qur’an, Ubudiyah maupun akademik. Yang kemudian siap terjun dan berjuang di beberapa desa sekitar kampus UNIDA Gontor guna  mengabdi selama satu tahun untuk menyampaikan risalah dakwah di 13 TPQ Binaan.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 4 hari, menggunakan metode  talqin & tasmi’. Materi tahsin diambil dari Al-Qur’an Juz 30 sedangkan untuk system tasmi’ para Muhassin meminta setiap peserta membaca 1 safhah (menyesuaikan surat yang dibaca), kemudian dinilai berapa kali salah (makharij, tajwid dan waqf & ibtida’ ) adapun waktu pelaksanaannya setiap ba’da maghrib dengan perincian sebagai berikut: hari petama Talqin, hari kedua dan ketiga Tasmi’, hari keempat post test/Ujian. Kegiatan ini diikuti oleh 77 orang Mahasiswa, dengan 8 muhassin  dari Tim Markaz Qur’an yakni Ustadz, M Shohibul Mujtaba, M.Ud Ustadz, Hasan Anshori, S.Pd.I, Ustadz, Ahmad Kali Akbar, M.Pd.I, Ustadz, Khoirul Akmal, S.H.I  Ustadz, M Ali Ashari,  Ustadz, Hazwan Bin Maheer, Ustadz,  Erwin, dan Ustadz, Muhammad Nurcholik. (29/08)

“Semoga kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meletakan asas Aqidah yang kuat kepada generasi muda, serta membentuk pribadi muslim sejak dini dengan penekanan akhlaqul karimah. Dengan demikian pengajar TPQ dapat berkontribusi melalui pendidikan yang berbasis pada Al Qur’an dan Sunnah Rasululullah saw sehingga tercipta masyarakat madani / Islami”. Ungkap Taufik Fauzan selaku Pengurus Dewan Mahasiswa (DEMA) Devisi Pengabdian Masyarakat. [ Wafi ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *