61 Mahasiswa Siap Bina TPA di Desa Sekitar Kampus

61 Mahasiswa Siap Bina TPA di Desa Sekitar Kampus

UNIDA GONTOR – Kamis Malam, 14 September 2017, Direktur Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Noor Syahid, M.A., Melantik Pengajar Baru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Binaan UNIDA Gontor. Bertempat di Hall CIOS, ada 61 Mahasiswa yang dilantik menjadi Guru / Ustadz di 11 TPA Binaan UNIDA Gontor yang tersebar di desa sekitar kampus.

Acara pelantikan ini, dihadiri oleh Wakil Rektor III Dr. Dihyatun Masqon, M.A., Bapak / Ibu Direktur TPA Binaan UNIDA Gontor, Staff  LPkM, Staff  BAPAK, dan Guru – guru senior dari tiap – tiap TPA. 61 Mahasiswa yang terpilih ini telah mengalami seleksi yang ketat dari 125 Mahasiswa yang mencalonkan diri. Selama 2 bulan mereka dibina dan ditempa dengan banyak kegiatan. Diantara kegiatannya adalah seminar, pelatihan guru, tahsin al-qiroah dan pengarahan – pengarahan.

Para pengajar TPA sedang mengucapkan ikrar jaji pada saat pelantikan

Mereka akan disebar ke 11 TPA yang berbeda. Tiap TPA terdapat 5 – 6 Pengajar baru. Di TPA ini mereka tidak hanya mengajarkan cara membaca dan mengaji Al – Qur’an saja. Tetapi diajarkan juga tentang Akidah dan Akhlaq, Tajwid, Fiqh Ibadah, Kata – kata bijak (Mahfudzot), seni, keterampilan dan lain sebagainya.

Dalam sambutannya Dr. Dihyatun Masqon, M.A., selaku Wakil Rektor II UNIDA Gontor berpesan kepada pengajar baru ini untuk siap mengabdi dimanapun ia berada terlebih di pelosok daerah terpencil, sebagaiman yang selalu digaungkan oleh salah satu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Imam Zarkasyi “Orang – orang yang besar, bagi kami adalah murid – murid yang kembali ke kampungnya, dibalik gunung atau bukit, yang siap mengajar Al Qur’an, meskipun itu di tempat yang terpencil.”

Selama pengabdiannya ini, pengajar TPA binaan UNIDA Gontor tidak mendapatkan imbalan apapun dari pihak TPA. Bahkan, mereka harus berkorban waktu, tenaga dan biaya. Karena hampir tiap sore mereka harus meluangkan waktu dan tenaganya untuk mengajar demi mewujudkan generasi-generasi Qur’ani di masyarakat.

Maka, disinilah letak pendidikan utama yang diberikan kampus kepada mahasiswanya. Berlatih kesabaran dan keikhlasan. “Keikhlasan dan akhlak karimah sangatlah dekat dan akrab kaitannya. Kalau kita ikhlas, maka keikhalasan itu akan terpancar didalam akhlak karimah kita.” Demikian nasehat Ustadz Dihyatun Masqon kepada pengajar TPA Binaan UNIDA Gontor pada saat pelantikan. [Fikrul Umam ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *